Sampai saat ini, semakin banyak saja pengusaha maupun pekerja muda yang sering kali disebut sebagai generasi millennial. Kategori tersebut juga dikatakan sebagai generasi Y yang di mana kelompok usianya kelahiran 1980 sampai 1997. Karena semakin meningkatnya anak-anak muda yang bekerja, tidak heran tempat ataupun jenis kerjanya mengalami perubahan.

Startup merupakan bukti perubahan dalam dunia kerja yang sekarang ini mulai digemari oleh anak-anak millennial. Dengan jumlah pekerja yang sedikit dan kantornya yang tidak terlihat kaku, menjadi alasan kenapa generasi millennial berlomba-lomba mendapatkan kerja di startup, bahkan beberapa di antaranya ada yang ingin membuka usaha startup sendiri.

Gaya kerjanya yang berbeda dengan pekerja kantoran biasa, juga menjadi alasan kenapa mereka lebih suka bekerja di startup. Berikut beberapa work style yang menarik perhatian anak-anak muda zaman sekarang.

1.Waktu kerja lebih fleksibel

Kebanyakan kantor memberlakukan jam kerja dari pukul 7 atau 8 pagi sampai 5 sore. Tapi di startup, pekerjanya diberlakukan jam kerja yang di mulai pukul 10 pagi. Kenapa begitu? Itu karena generasi millennial memiliki jam produktif yang berbeda-beda, ada yang siang hari atau bahkan ada yang malam hari. Karena itulah perusahaan startup biasanya akan memulai kerja produktifnya jam 10 pagi sampai 4 sore.

2.Tempat kerja fleksibel

Meskipun perusahaan startup memiliki kantor sendiri, kebanyakan di antaranya ada yang memberikan kebebasan pada karyawannya untuk mencari tempat kerja. Anak-anak millennial yang bekerja di startup tidak diharuskan bekerja di kantor. Mereka bisa saja mengerjakan pekerjaannya di rumah, di cafe, dan di mana pun mereka inginkan.

Tidak heran sekarang sudah semakin menjamur saja co-working space yang menjadi tempat kerja para pekerja startup. 8 jam kerja kantor pun sudah tidak lagi menjadi patokan mereka untuk bekerja setiap harinya. Asalkan memiliki koneksi internet, mereka pun bisa bekerja lebih fleksibel.

3.Team work lebih santai

Setiap kantor pasti memiliki team yang dibentuk berdasarkan divisinya agar masalah pekerjaan bisa lebih teratur. Namun, karena suasana kantor yang terkesan kaku, membuat suasana dalam team pun juga terkesan kaku. Berbeda kalau Anda bekerja di startup. Team yang mereka bentuk biasanya lebih santai dan tidak terlihat kaku.

Dengan team work yang tidak kaku, justru akan menghasilkan potensi yang lebih tinggi dalam mengeluarkan kreatifitas maupun sharing ilmu. Tidak hanya itu saja, mereka pun juga akan semakin berkembang tanpa adanya persaingan yang tidak sehat.

4.Lingkungan kerja yang santai

Kantor pada umumnya memiliki lingkungan kerja yang kaku, dengan meja kursi yang sudah tertata berderet, bahkan ada yang langsung berhadapan dengan meja atasannya. Lingkungan kerja itu berbeda dengan ada yang di perusahaan startup di mana tidak ada meja maupun kursi kerja yang terpasang berderet satu sama lainnya.

Mereka lebih memiliki lingkungan yang santai di mana terdapat sofa ataupun kafe di dalamnya. Di jamin, kerja Anda tidak akan terasa cepat lelah karena suasananya yang lebih nyaman dan santai.

Setelah mengetahui cara kerja perusahaan startup, apakah Anda ingin beralih ke sana? Tidak ada salahnya Anda mencoba, lagipula sudah semakin banyak saja startup di Indonesia yang bisa Anda eksplor.