Seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki banyak keanekaragaman dan budaya yang kaya juga harmonis dengan alam. Hal ini juga membuat keanekaragaman desain yang terjadi juga pada bangunan yang ada. Salah satu hal yang unik dan memiliki keanekaragaman di Indonesia adalah Bali. Bali dikenal kaya dengan budaya dan hal inilah yang membuatnya juga beragam di dunia arsitektur.

Arsitektur Bali adalah salah satu contoh kekayaan alam dan juga memiliki banyak ciri khas yang mana mengunggah kreatifitas banyak orang untuk memadukan gaya modern yang ada. Namun bukan hanya di Bali saja, kali ini anda dapat memiliki hunian impian anda seperti rumah dengan perpaduan gaya khas Bali ini.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk anda yang ingin memiliki rumah dengan gaya Bali yang kental dengan keunikannya.

1. Dapat memiliki harmoni dengan alam

Untuk anda yang ingin memiliki rumah dengan gaya bali ini, anda harus mengetahui sebelumnya bahwa rumah gaya Bali sendiri adalah sebuah rumah yang mana memiliki karakter dan arsitektur yang dekat dengan alam. Salah satu keharmonisan yang dapat anda tonjolkan adalah dari material yang terbuat dari batu alam, penggunaan kayu ataupun bamboo.

Anda dapat membuat halaman belakang dengan batu alam yang dimanfaatkan sebagai area duduk, atau bahkan pohon pisang kipas yang dijadikan sebagai salah satu hal yang menarik di halaman belakang rumah anda. Tentunya hal tersebut adalah salah satu keunikan dari rumah gaya Bali yang mengedepankan kesederhanaan dan juga modern minimalis.

2. Ukiran di batu dan kayu

Salah satu ciri khas dari rumah gaya Bali lainnya adalah memiliki ukiran pada furniture kayu dan batunya. Ukiran ini adalah salah satu keunikan dan menjadi ciri khas jika membicarakan rumah dengan arsitektur gaya Bali yaitu pahatan dan ukiran di batu dan juga kayunya.

3. Zonasi ruang yang tertata rapi

Untuk arsitektur rumah gaya Bali sendiri, ruangannya memiliki tiga tingkatan yang mana dinamakan utama, madya dan juga nista. Arsitektur gaya Bali sendiri ini memberikan zona sendiri untuk setiap ruangan yaitu ruangan publik, semi publik dan juga pribadi. Ruangan ini seperti halaman sebagai ruangan publik, teras antar halaman dan kamar tidur dijadikan sebagai area semi publik dan juga tempat tidur yang dijadikan sebagai ruangan pribadi.

4. Langit-langit menggunakan kayu

Langit-langit rumah yang menggunakan rangka kayu adalah salah satu arsitektur khas Bali. Anda dapat membuat rangka kayu di rumah anda untuk atapnya agar dapat memadukan gaya modern dan juga tradisional Bali. Dalam hal ini anda juga dapat membuat rangka atap kayu ini sebagai perbatasan zonasi yang biasanya dilakukan oleh rumah dengan arsitektur Bali.

5. Perhatikan ventilasi

Salah satu hal yang harus anda ketahui saat anda ingin memiliki rumah dengan arsitektur Bali adalah rumah yang memiliki jendela besar dan juga ruangan antara atap dan dinding bangunan memiliki sirkulasi udara yang baik. Rumah dengan gaya Bali ini biasanya memiliki ventilasi udara yang baik dan juga pencahayaan alami yang baik. Beberapa dinding juga dipenuhi dengan beberapa ukiran, bahkan untuk kepala ranjang dan juga memiliki jendela yang cukup besar.

Hal ini juga dikarenakan rumah Bali yang sangat lekat dengan alam. Dalam hal ini membuat banyak ventilasi adalah salah satu hal yang membuat ventilasi dan banyak rumah gaya Bali lainnya memperhatikan bahwa ventilasi itu penting. Pencahayaan alami juga dirasa penting untuk dimiliki.