Yogurt

Cara mudah lainnya untuk menyembuhkan sariawan adalah dengan menggunakan yogurt. Kandungan yang ada dalam yogurt tidaklah sedikit. Banyak sekali zat bermanfaat yang berguna bagi tubuh. Zat penting dan yang utama untuk menyembuhkan sariawan adalah vitamin C yang ada di dalamnya. Vitamin C sangat berfungsi untuk menyembuhkan luka dalam mulut. Zat tersebut membantu sariawan untuk menutup lebih cepat.

Tentu saja menyembuhkan sariawan menggunakan yogurt bukanlah hal yang menyiksa. Apalagi jika individu yang sedang menderita sariawan memang menyukai yogurt. Sekarang ini banyak sekali yogurt dengan berbagai macam rasa. Sesuaikan saja rasa yogurt yang dikonsumsi untuk menyembuhkan sariawan sesuai dengan selera masing-masing.

Bawang mentah atau kantung teh

Cara menggunakan kedua bahan alami ini untuk menyembuhkan sariawan hampir sama ketika menggunakan bubuk kopi. Iris sedikit bawang mentah kemudian letakkan di atas sariawan. Jangan terlalu tebal ketika mengiris, hal tersebut akan mempersulit mulut untuk mengatup. Selain hal itu, karena tidak semua orang menyukai rasa bawang mentah, akan lebih baik jika diiris tipis saja agar tidak begitu terasa.

Selain itu, jangan langsung membuang kantung teh yang tidak lagi akan digunakan. Kantung teh bisa digunakan sebagai obat sariawan dengan cara meletakkannya di atas sariawan. Kandungan yang ada pada bubuk teh yang terkumpul pada kantung akan mempercepat proses penyembuhan sariawan sehingga kesehatan mulut akan kembali cepat didapat.

Kemangi

Daun kemangi sering sekali dijumpai dalam bentuk lalapan. Bagi yang sedang menderiya luka pada mulutnya, jangan buru-buru menyisihkan daun ini. Daun kemangi bisa digunakan sebagai obat sariawan. Sebagai obat dalam proses penyembuhan, kunyah 4-5 lembar daun kemangi secara rutin.

Kandungan yang ada dalam daun kemangi sangat berfungsi untuk menyembuhkan penyakit sariawan. Selain itu, banyak juga khasiat yang dimiliki daun ini. Semakin menambah kebermafaatan bagi tubuh setelah mengonsumsi daun kemangi secara rutin.

Penyait sariawan bukanlah penyait sepele yang harus dikhawatirkan. Jika semua cara telah dilakukan agar penyakit ini tidak lagi sering muncul, periksalah ke dokter agar mendapat pemeriksaan lebih lanjut. Jika hal tersebut dibiarkan, dikhawatirkan hal yang tidak diinginkan justru akan terjadi. Tentu kita semua tidak ingin mendapat hal buruk, bukan?