Tidak ada yang menyenangkan dari datangnya suatu penyakit. Termasuk dari penyait yang sering menghampiri individu seperti sariawan. Penyakit ini mengganggu beberapa kegiatan yang harus dilakukan. Hal tersebut disebabkan karena sakit yang dirasakan karena adanya luka pada mulut.

Kegiatan ringan seperti makan atau minum tiba-tiba menjadi hal yang sulit untuk dilakukan lantaran seringkali makanan yang masuk ke mulut menyenggol sariawan. Jangan ditanya bagaimana rasanya, jika sariawan sedang meradang tentu saja rasanya sakit tidak terkira. Bahkan yang lebih parah, ketika ada suatu benda yang menyenggol sariawan, hal lain yang dirasakan bisa berupa sakit kepala.

Sariawan atau secara ilmiah disebut stomatitis disebabkan oleh beberapa faktor. Hal yang sering menjadi penyebab adalah lidah atau dinding mulut bagian anan atau kiri tergigit secara tidak disengaja. Hal tersebut menyebabkan luka hingga akhirnya meradang dan mengganggu kegiatan.

Hal lain yang bisa menjadi penyebab dan seringkali tidak disadari adalah tidak cocoknya produk pembersih mulut yang digunakan. Banyak individu tidak menyadari bahwasannya sikat atau pasta gigi yang digunakan tidak begitu pas digunakan. Bagi individu yang demikian, disarankan untuk melakukan konsultasi kepada pihak yang memang paham akan kesehatan gigi dan mulut.

Kurangnya nutrisi seperti vitamin C, vitamin B12 dan zat besi menjadi faktor lain yang bisa menimbulkan sariawan. Zat nutrisi yang banyak berasal dari bahan makanan tersebut merupakan hal yang harus dipenuhi untuk menjaga kesehatan tubuh. Jika tidak terpenuhi sesuai dengan porsinya, maka sariawan tidak bisa dicegah untuk tidak muncul.

Selain kekurangan nutrisi-nutrisi tersebut, virus, bakteri atau jamur juga bisa menyebabkan sariawan. Hal tersebut muncul ketika individu kurang menjaga kebersihan gigi dan mulutnya. Makanan dan minuman yang tertinggal dalam mulut dan tidak dibersihkan akan memicu tumbuhnya bakteri yang akan memicu tumbuhnya sariawan.

Ada banyak hal yang bisa dilakukan agar sariawan tidak sering muncul. Salah satunya adalah dengan menjaga asupan nutrisi yang masuk ke tubuh. Mengonsumsi vitamin dan zat lain yang diperlukan tubuh sesuai dengan kebutuhan bisa mengurangi kemungkinan sariawan agar tidak terus-terusan muncul.