Xiaomi menjadi salah satu merk ponsel yang tergolong terkenal di Indonesia. Xiaomi terkenal dengan harganya yang tergolong murah tapi spesifikasi bagus. Sama seperti smartphone android pada umumnya, anda penggunanya juga bisa melakukan reset HP Xiaomi.

Ya, jika memang dibutuhkan, maka tak ada salahnya untuk reset ponsel anda. Mereset ponsel Xiaomi pun sangat mudah dilakukan. Lantas bagaimana cara reset HP Xiaomi? Bagi anda yang penasaran caranya, maka bisa untuk langsung saja simak ulasan lengkapnya berikut.

Cara Mereset Ponsel Xiaomi

Mereset ponsel memang terkadang diperlukan. Beberapa alasan yang membuat anda harus reset smartphone antara lain adalah karena smartphone mulai lemot, untuk menghapus atau menghilangkan virus dan malware, serta saat hendak menjual smartphone tersebut.

Ya, jika anda ingin menjual ponsel Xiaomi, maka ada baiknya untuk menghapus data atau file tak berguna, untuk itu lakukan proses ini agar data tersebut hilang dengan cepat, selain itu ponsel pun bisa seperti baru lagi atau seperti baru keluar pabrik. Nah, untuk melakukannya bisa untuk mengikuti beberapa langkah mudah dari PPDBKepri seperti berikut.

  1. Pertama adalah buka dulu menu settings atau Pengaturan ponsel
  2. Setelah masuk cari dan tap opsi Additional Setting
  3. Selanjutnya pilih submenu Backup dan Reset
  4. Lalu lanjutkan dengan memilih opsi Factory Reset
  5. Langkah berikutnya adalah pilihan Reset Phone
  6. Akan ada jendela konfirmasi, silakan untuk konfirmasi dengan milih untuk hapus
  7. Prosesnya sedang berjalan, tunggu saja sampai prosesnya ini selesai
  8. Selesai, factory reset pun selesai anda lakukan.

Ini adalah cara untuk reset  HP Xiaomi dengan menggunakan Factory Reset atau kembali ke pengaturan pabrik. Seperti namanya ini akan membuat ponsel memiliki pengaturan seperti saat pertama kali beli atau seperti pengaturan pabrik.

Dengan mereset maka semua data yang bada di smartphone akan hilang secara permanen setelah prosesnya selesai, karena hal tersebutlah jangan lupa untuk mencadangkan file atau data terlebih dahulu. Ya, backup file memang sangat diperlukan sebelum reset, terlebih lagi data dan file yang memang berguna dan penting.

Leave a Reply

Your email address will not be published.