Pernah mendengar istilah kas kecil? Kas kecil merupakan suatu kas yang khusus dibuat untuk mendanai dana yang relatif kecil, biasanya kas kecil digunakan oleh atasan yang mungkin akan melakukan rapat mendadak, konsumsi untuk tamu secara mendadak, dan lain-lain. Kas kecil digunakan dalam berbagai hal dan berhubungan dengan akuntansi UKM. Kas kecil ini terkadang dianggap hal yang spele dalam sebuah perusahaan, padahal kas kecil ini sangat berpengaruh pada kondisi keuangan perusahaan lho! Hasil pencatatan kas kecil nantinya akan diberikan pada seorang akuntan yang bertugas di bagian keuangan.

Nantinya informasi yang terdapat didalam kas kecil tersebut akan dimasukan dalam pembukuan menggunakan software pembukuan agar pekerjaan lebih cepat, hemat, dan akurat. Coba bayangkan jika pengelolaan kas kecil dalam suatu perusahaan tidak dikelola dengan baik? Otomatis laporan keuangan yang dihasilkan ketika tutup periode akan menjadi cacat atau informasinya tidak lengkap, tentunya perusahaan akan sangat dirugikan.

Sama hal nya dengan masalah pajak dalam suatu perusahaan, terkadang pihak perusahaan berleha-leha dalam menyusun laporan keuangan yang nantinya digunakan dalam kebutuhan perpajakan hingga akhirnya pada tutup periode perpajakan pihak keuangannya bingung sendiri. Padahal apabila dikerjakan dengan benar menggunakan aplikasi pajak, sudah pasti laporan keuangan akan lebih mudah dibuat, misalnya pada pajak UMKM atau pajak perusahaan besar.

Karakteristik Kas Kecil

Kembali lagi membahas kas kecil/petty cash yang sangat berfungsi untuk kelangsungan pengelolaan keuangan perusahaan, adapun beberapa karakternya adalah,
1. Dana hanya digunakan untuk transaksi rutin dengan jumlah yang relatif kecil
2. Kas kecil dibuat oleh seseorang yang bertugas, bisa seorang kasir kas kecil, sekretaris, dan lain-lain namun harus mempunyai dasar mengenai akuntansi (dapat menjalankan aplikasi akuntansi lebih baik agar mempermudah kinerja)
3. Jumlahnya terbatas, dibatasi oleh pihak direksi

Pengelolaan Kas Kecil

Lalu bagaimana tips dan trik yang benar dalam mengelola kas kecil/petty cash? Pada dasarnya, tips yang paling ampuh adalah jangan lakukan keteledoran dalam membuat kas kecil tersebut, selalu teliti dalam mengidentifikasi dana yang keluar. Akan lebih baik lagi jika pengelolaannya memanfaatkan teknologi seperti menggunakan aplikasi keuangan. Sebaiknya, yang mengelola kas kecil juga orang-orang yang memang dibidangnya, mereka setidaknya harus mengerti beberapa hal yang berkaitan dengan akuntansi, pembukuan, laporan keuangan, dan lain-lain.

Dalam mencatat suatu kas kecil, tidak bisa asal-asalan, ada dua metode dalam pencatatan diantaranya metode imprest dan metode fluktuatif. Untuk menentukan metode mana yang digunakan, tentunya harus dilakukan kesepakatan dalam perusahaan tersebut. Staf pengelolaan kas kecil atau yang disebut juga sebagai kasir kas kecil setidaknya harus bisa menjalankan aplikasi pengolah angka. Sukur-sukur jika memang pengeluarannya tidak terlalu intens sehingga masih bisa dilakukan manual, namun jika memang sudah merasa kewalahan, lebih baik menggunakan aplikasi, toh pekerjaan akan menjadi lebih rapi.